Satu Warta
shinzo abe
Dunia

Mengenal Shinzo Abe, Mantan Perdana Menteri Jepang Terlama, Karier Politik serta Abenomics

Baru-baru ini, berita mengejutkan datang dari Jepang, dimana mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe ditembak ketika sedang berpidato di Nara, Jepang (8/7). Ia pun dinyatakan meninggal dunia karena penembakan membuatnya mengalami dua luka tembak, yaitu di lengan kiri atas dan lehernya.

Pria kelahiran 1954 ini pernah dua kali menjabat sebagai PM Jepang, yaitu di 2006 dalam setahun masa jabatan, dan juga di 2012 hingga 2020. Yang mana menjadikan ia sebagai PM terlama di Jepang. Ia pun dikenal sebagai simbol perubahan dan pemuda. Saat menjabat PM ia juga memperjuangkan reformasi ekonomi yang terbilang ambisius.

Awal Mula Karier Politik

Awal Mula Karier Politik Shinzo Abe

Melansir dari BBC, setelah Abe menyelesaikan pendidikan bidang ilmu politik di Seikei University (1977) dan ilmu kebijakan publik di University of Southern California’s School of Policy, Planning and Development, ia tidak langsung berkarier di dunia politik.

Baca Juga: AI dapat membantu memerangi perubahan iklim tetapi juga dapat memperburuknya

Di 1979 ia bekerja di pabrik baja, Kobe Steel. Lalu di 1982, ia baru memulai karier politiknya dalam pemerintahan, sebagai seorang asisten eksekutif Menteri Luar Negeri. Ia pun menjadi seorang sekretaris pribadi ketua dewan umum Partai Demokrasi Liberal (Liberal Democratic Party (LDP)) serta sekretaris pribadi dari jenderal LDP.

Di 1993, ia pun terpilih menjadi anggota parlemen hingga tahun 1996. Ia mewakili distrik 1 Yamaguchi. Di 1996, ia kemudian terpilih kembali menjadi anggota parlemen, dan mewakili distrik 4 Yamaguchi. Pada tahun 2005, Shinzo Abe dilantik menjadi kepala sekretaris kabinet hingga 2006, di bawah Perdana Menteri Jun’ichiro Koizumi. Di 2006, ketika usianya 52 tahun, terpilih menjadi Perdana Menteri Jepang, ia disebut sebagai PM termuda kedua di dalam sejarah.

Ketika menjabat di masa jabatan pertamanya ini, kariernya seringkali diliputi oleh kontroversi. Hingga ia pun mengundurkan diri sebagai pemimpin partai serta jabatannya hanya setahun hingga 2007, karena kondisi kesehatannya yang kurang baik.

5 tahun kemudian, Abe terpilih kembali sebagai PM dalam pemilihan umum 2012. Dalam masa jabatan yang keduanya ini, ia menjabat PM dengan masa jabatan terpanjang berturut-turut, hingga 2020.

Shinzo Abe dan Abenomics

Shinzo Abe dan Abenomics

Setelah ia mundur pada masa jabatan PM pertamanya, ia memutuskan untuk beristirahat dari dunia politik. Di 2012 itulah, ia akhirnya kembali di dunia politik. Pada saat yang sama, Jepang mulai bangkit dari dampak yang diakibatkan tsunami 2011, apalagi saat itupun juga terjadi bencana ledakan pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima.

Di saat itulah, Abe menawarkan konsep Abenomics, demi menghidupkan lagi ekonomi Jepang dengan cara peningkatan pengeluaran pemerintah, pelonggaran moneter secara besar-besaran dan juga reformasi struktural. Ia pun juga mengupayakan peningkatan angka kelahiran di Jepang dan menciptakan lingkungan kerja yang ramah bagi orangtua terutama para ibu.

Bukan hanya itu saja, Shinzo Abe pun mendorong kenaikan pajak konsumsi yang terbilang kontroversial demi menolong biaya pembibitan serta menutup terjadinya kesenjangan pada sistem jaminan sosial di Jepang yang berlebihan. Peran penting Shinzo Abe lainnya yaitu ketika diadakannya Olimpiade Tokyo 2020.

Di dunia internasional, Abe dikenal karena berhasil mempertahankan Kerjasama Trans-Pasifik, yang merupakan perjanjian perdagangan besar antar 11 negara, setelah Amerika Serikat mundur secara mendadak di bawah pemerintahan Trump.

Walaupun terbilang berpengaruh dalam terjadinya kemajuan dan juga reformasi di Jepang, namun saat pandemi virus Covid-19 di tahun 2020 melanda Jepang, ekonomi Jepang pun harus mengalami resesi serta deflasi. Di tahun 2020 jugalah Abe memutuskan untuk mundur dari jabatannya.

Baca Juga: China mengatakan mungkin telah mendeteksi sinyal dari peradaban asing

Itulah beberapa hal tentang Shinzo Abe, mulai dari kariernya di dunia politik hingga menjadi seorang Perdana Menteri Jepang terlama, dan juga perihal Abenomics yang mampu memulihkan kondisi ekonomi Jepang yang stagnan.

Shinzo Abe meninggal di usia 67 tahun setelah terjadi penembakan terhadap dirinya yang diduga dilakukan oleh Tetsuya Yamagami dengan menggunakan senjata api rakitan yang dibuat Tetsuya sendiri.

Related posts

Taiwan waspada saat China menembakkan rudal uji dan menerbangkan banyak jet

rumi

5 Sisi Gelap Negara Jepang yang Perlu Diketahui

Satuwarta

China Semakin Melarang Orang Meninggalkan Negaranya, Termasuk Eksekutif Asing: Analisis Laporan dan Dampaknya pada Bisnis dan Hubungan Internasional

Faqih Jafar

Leave a Comment