Satu Warta
Aplikasi Mypertamina
Berita

Cara Menggunakan Aplikasi MyPertamina serta Cara Daftarnya

Peluncuran aplikasi MyPertamina dari Pertamina menjadi bahan perbincangan yang cukup hangat akhir-akhir ini. Pasalnya, pemerintah lewat Kementerian Badan Usaha Milik Negara menganjurkan agar masyarakat menggunakan aplikasi MyPertamina saat melakukan pembelian bahan bakar bersubsidi jenis pertalite maupun solar.

Setelah aturan ini keluar, pro kontra pun hadir di tengah masyarakat. Maka tak heran jika peluncuran aplikasi ini ini masih terus ramai diperbincangkan hingga sekarang.

Apa itu Aplikasi MyPertamina?

MyPertamina merupakan jenis aplikasi digital yang diluncurkan oleh Pertamina bersama BUMN. MyPertamina juga telah diintegrasikan dengan dompet digital LinkAja untuk memudahkan transaksi pembelian BBM. Peluncuran aplikasi ini diharapkan memberi banyak kemudahan kepada pengguna produk Pertamina.

Baca Juga: Ini Dia 6 Bantuan Pemerintah yang Akan Disalurkan Pada Mei 2021, Sebelum Lebaran Tiba

Sama halnya dengan aplikasi digital lainnya, MyPertamina juga menghadirkan fitur pengumpulan poin yang bisa Anda tukar dengan berbagai jenis reward yang ditawarkan. Aplikasi MyPertamina sendiri sudah bisa diunduh lewat Play Store maupun App Store.

Adapun tanggal diberlakukannya penggunaan aplikasi ini ialah pada 1 Juli 2022. Mulai tanggal tersebut, masyarakat akan diwajibkan untuk menggunakan MyPertamina saat melakukan pembelian BBM bersubsidi berupa pertalite dan juga solar. Penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi ini juga telah diatur dan ditetapkan dalam Peraturan Presiden (PP) No. 191/2014 serta melalui Surat Keputusan (SK) BPH Migas No. 4/2020.

Agar penyaluran BBM bersubsidi bisa tepat sasaran maka Pertamina dan BUMN pun menerapkan sistem pembelian BBM di mana para pengguna yang telah terdaftar saja di dalam aplikasi yang bisa melakukan pembelian BBM. Berdasarkan situs resmi milik Pertamina, penerapan pembelian BBM bersubsidi akan mulai dilakukan pada 11 daerah dan 5 provinsi di tanah air mulai tanggal 1 Juli 2022.

Adapun 11 wilayah yang dimaksud di antaranya ialah kota Bukit Tinggi, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, Kota Banjarmasin, Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi serta Kota Yogyakarta.

Cara Daftar Aplikasi MyPertamina

Aplikasi My Pertamina
Source: www.cnnindonesia.com/

Melengkapi Dokumen Identitas

Langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah dengan menyiapkan berbagai kartu identias diri berupa KTP, STNK, foto kendaraan dan beberapa dokumen pendukung lainnya.

Mendaftar via Situs Resmi

Setelah dokumen yang diminta telah lengkap, silahkan melanjutkan proses pendaftaran dengan masuk ke website resmi Pertamina yaitu subsiditepat.mypertamina.id. Setelah itu, centanglah informasi yang ditampilkan jika Anda telah memahami keseluruhan persyaratannya. Kemudian klik menu Daftar Sekarang dan ikutilah semua panduan untuk proses penginputan data selanjutnya.

Menunggu Pencocokan Data

Jika Anda telah melakukan pencocokan data sesuai arahan yang ditampilkan di dalam situs tersebut, maka tunggulah selama beberapa hari hingga sistem selesai melakukan proses pencocokan data. Umumnya, waktu yang dibutuhkan ialah selama 7 hari kerja. Konfirmasi identitas data akan Anda terima lewat email yang telah didaftarkan sebelumnya.

Pastikan untuk rutin mengecek status pendaftaran Anda lewat situs resmi. Di bagian akhir pendaftaran Anda akan mengunduh kode QR yang telah disediakan yang berfungsi untuk mengecek status pendaftaran secara rutin.

Cara Membeli Pertalite Menggunakan Aplikasi MyPertamina

Membeli Pertalite
Source: www.itworks.id/

Berikut adalah beberapa langkah yang harus Anda lakukan saat membeli bensin dan pertalite lewat MyPertamina:

  • Pertama Anda wajib mendonwload MyPertamina lebih dulu melalui Play Store ataupun App Store.
  • Selanjutnya inputlah data lengkap Anda seperti nama, nomor telepon, tanggal lahir serta jangan lupa untuk mengatur PIN Anda.
  • Setelah itu lakukanlah aktivasi MyPertamina dengan memasukkan kode OTP yang akan Anda terima lewat SMS.
  • Kemudian, silahkan login ulang pada aplikasi lalu masukkan kembali nomor telepon dan PIN Anda.
  • Hubungkan akun LinkAja dengan akun MyPertamina.
  • Jika saldo LinkAja Anda mencukupi maka proses pembayaran pun bisa dilakukan.
  • Pada menu utama silahkan mengklik menu Bayar untuk melanjutkan proses pembayaran.
  • Arahkanlah kamera ponsel ke bagian mesin EDC SPBU Pertamina lalu scan QR pun akan ditampilkan.
  • Jika harga dan jumlah liter BBM subsidi (pertalite atau solar) telah sesuai, silahkan melakukan konfirmasi pembelian lalu klik Bayar.
  • Masukkan PIN LinkAja untuk mengkonfirmasi pembayaran.
  • Tunggulah beberapa saat hingga sistem mengirimkan notifikasi pembayaran yang telah berhasil dilakukan.

Bagi beberapa anak muda yang melek teknologi digital, proses pendaftaran hingga pembelian BBM melalui MyPertamina tentu akan sangat mudah dipahami. Hal ini tentu berbeda bagi para orang tua atau orang awam lainnya. Semoga ulasan di dalam artikel ini menjadi alternatif yang bermanfaat untuk Anda yang masih kurang paham dengan penggunaan aplikasi MyPertamina ini.

Related posts

Arus Lalu Lintas Jl Raya Puncak Bogor Lancar dan Sistem Ganjil-Genap Tidak Diberlakukan

Faqih Jafar

Ragukan Kebocoran Data dari LockBit: CISSReC Menganalisis Lebih Lanjut

Satuwarta

China mengatakan mungkin telah mendeteksi sinyal dari peradaban asing

rumi

Leave a Comment