Satu Warta
Dunia

5 Sisi Gelap Negara Jepang yang Perlu Diketahui

Negara Jepang seringkali dianggap sebagai salah satu negara paling maju dan modern di dunia. Dikenal dengan kehidupan perkotaannya yang sibuk, teknologi yang canggih, dan kebudayaannya yang kaya, Jepang memang memiliki prestasi yang sangat mengesankan dalam berbagai bidang. Namun, seperti negara lainnya, Jepang juga memiliki sisi gelap yang jarang terungkap. Mari kita eksplorasi 5 sisi gelap negara Jepang yang perlu kita ketahui.

1. Yakuza dan Kejahatan Terorganisir

Kelompok kejahatan terorganisir, dikenal sebagai Yakuza, telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya di Jepang. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan kriminal, seperti pemerasan, penipuan, perdagangan narkoba, dan prostitusi. Meskipun pemerintah Jepang telah mengambil tindakan untuk melawan kelompok ini, Yakuza tetap menjadi ancaman bagi keamanan dan ketertiban masyarakat di sana.

2. Budaya Kerja yang Berlebihan

Salah satu sisi gelap yang sering dibahas tentang Jepang adalah budaya kerja yang kompetitif dan seringkali memaksa individu untuk bekerja berjam-jam tanpa henti. Istilah “karoshi,” yang berarti “kematian karena kerja berlebihan,” telah menjadi permasalahan serius di Jepang. Banyak karyawan mengalami tekanan yang tinggi, gangguan tidur, dan masalah kesehatan lainnya akibat jam kerja yang terlalu panjang.

3. Fenomena Hikikomori

Hikikomori merujuk pada fenomena di mana individu, biasanya remaja, menarik diri dari masyarakat dan hidup dalam isolasi sosial yang ekstrim. Mereka menghindari interaksi sosial dan menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam rumah. Hikikomori dianggap sebagai respon terhadap tekanan sosial, pendidikan yang berat, dan harapan yang tinggi yang seringkali ada di dalam masyarakat Jepang.

4. Permasalahan Kesetaraan Gender

Meskipun Jepang memiliki reputasi sebagai negara maju, kesetaraan gender masih menjadi isu yang belum terselesaikan di sana. Wanita di Jepang sering menghadapi kesulitan dalam mencapai posisi kepemimpinan dan biasanya dihadapkan pada harapan tradisional untuk menjadi ibu dan mengurus rumah tangga. Tingginya kesenjangan gaji antara pria dan wanita juga menjadi masalah yang harus diatasi di sana.

5. Pencurian Identitas dan Cyber Crime

Seperti negara-negara maju lainnya, Jepang juga menghadapi masalah kejahatan dunia maya yang semakin meningkat. Kasus pencurian identitas, penipuan online, dan serangan cyber semakin sering terjadi. Pemerintah Jepang terus berusaha untuk meningkatkan perlindungan terhadap serangan cyber, tetapi tantangan ini tetap ada dan memerlukan penanganan yang lebih baik.

Jepang yang dikenal sebagai negara maju dan modern juga memiliki sisi gelap yang perlu diketahui. Yakuza dan kejahatan terorganisir menjadi ancaman bagi keamanan masyarakat, sementara budaya kerja yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan individu. Fenomena hikikomori mencerminkan tekanan sosial yang tinggi, sementara isu kesetaraan gender dan cyber crime juga masih menjadi tantangan yang harus diatasi di Jepang.

Related posts

Korea Selatan meluncurkan pengorbit bulan pertama

rumi

Ketegangan Perdagangan Antara Cina dan AS: Menggali Tantangan dan Dampak Global

Faqih Jafar

Mengenal Shinzo Abe, Mantan Perdana Menteri Jepang Terlama, Karier Politik serta Abenomics

Marsyaviani

Leave a Comment